Detail Cantuman Kembali

XML

pengaruh jarak transek dari garis pantai terhadap sedimen dan kepadatan lorjuk (Solen sp.) di kwanyar bangkalan jawa timur


Jenis sedimen digunakan sebagai indikasi untuk menentukan pola hidup, ketiadaan dan tipe organisme pada Gastropoda dan Bivalvia. Penelitian ini dilakukan dari bulan Desember 2016 – Mei 2017 menggunakan metode eksperimen dengan pengambilan sampel secara random sampling dengan ukuran transek 0.12 m2. Pengambialn sampel ditetapkan pada jarak ± 100 m dari garis pantai dengan masing-masing perlakuan A, B dan C berjarak 20 m secara vertikal dan 4 kali ulangan masing – masing berjarak 10 m secara horisontal. Hasil penelitian menunjukan kepadatan transek A lebih tinggi dari pada transek B dan C. Dari hasil anova menunjukkan terdapat perbedaan antara 3 perlakuan. Pada perlakuan C yang jauh dari pantai ditemukan kepadatan yang relativ rendah yaitu 2.3 ekor pertransek tapi ukuran panjang dan beratnya lebih besar yaitu 5.1 cm 3.5 gr. Perlakuan B ditemukan kepadatan dalam jumlah yang wajar yaitu 3.5 ekor pertansek dan pada perlakuan A ditemukan kepadatan yang tinggi yaitu 4.4 ekor pertransek. Struktur sedimen di pantai kwanyar lebih di dominasi oleh debu. Berdasarkan uji korelasi ukuran sedimen (debu) dengan ukuran panjang dan berat di dapatkan nilai “r” sebesar 0.634 dan 0.746. Kandungan partikel debu dengan akumulasi tertinggi terdapat pada transek B dengan jarak ± 120 m dari garis pantai ditemukan lorjuk dengan kepadatan jumlah yang wajar dan ukuran beragam sehingga di duga partikel yang didominasi oleh debu lebih disukai lorjuk. Prosentase sedimen cenderung memiliki diameter yang semakin kecil pada jarak pengambilan sampel sedimen yang semakin jauh dari garis pantai.
Adry Sulhan Maja - Personal Name
Nurul Rosana, S.Pi., M.T. - Personal Name
Dr. Ninis Trisyani, Ir., M. P. - Personal Name
625.17.13 Adr p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2017
Surabaya
ix, 42 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...